.png)
URBAN DESAIN
pada tahun 2019, area terbuka (hijau) masih banyak dan berkolaborasi dengan area hunian (putih) warga. Wilayah Islamic centre (biru tua) menjadi pusat dan didepannya terdapat area terbuka berupa lapangan serbaguna. Di sekitar Islamic centre dikelilingi area pendidikan (kuning) baru kemudian dikelilingi oleh area layanan publik (toska).

urban desain tahun 2019
pada tahun 2034, area terbuka (hijau) agak berkurang dan area hunian (putih) warga meluas. Untuk menghemat lahan maka disediakan gedung bertingkat. Wilayah Islamic centre (biru tua) masih tetap hanya ada penambahan jalan. Area pendidikan (kuning) dan area layanan publik (toska) mulai meluas menggusur rumah warga.

urban desain tahun 2034
pada tahun 2059, area terbuka (hijau) sangat berkurang dan area hunian (putih) warga meluas. Gedung bertingkat makin banyak. Wilayah Islamic centre (biru tua) masih tetap hanya ada penambahan perluasan jalan. Area pendidikan (kuning) dan area layanan publik (toska) mulai meluas menggusur rumah warga.
urban desain tahun 2059
Urban desain yang cocok pada kondisi keadaan di wilayah kricak adalah pengolahana air sebagai penghias tapak site. Karena di wilayah kricak banyak tersedia air namun warga sekitar kurang cermat dalam penggunaan air bersih.
Wilayah kricak yang kumuh, karena jarak antar rumah yang sempit memerlukan satu tempat yang luas dan terbuka seperti lapangan untuk tempat berkumpul. Di area Islamic centre banyak tempat terbuka dan juga memiliki satu gedung pertemuan yang luas.

konsep siteplan dengan ruang terbuka luas dan banyaknya permainan elemen air

siteplan
BUILDING FORM
Konsep bangunan masjid pada Islamic centre adalah bio-morfic kerang mutiara. Alasan mengapa mengadopsi bentukan kerang mutiara karena memiliki banyak ruang di dalam cangkangnya dan dapat difungsikan secara maksimal. Ruang dalam cangkang memiliki bentuk lingkaran mengambil konsep dari mutiara berkilau yang berbentuk bundar, untuk memperkuat kesan berkilau sengaja dipilih bahan bangunan granit yang berwarna putih pada lantai, kolom, ornamen, dan pintu (gate). Untuk penutup luarnya dipilih bahan kaca transparan untuk menegaskan bentukan bulat pada ruang dalam. Pintu atau gate pada bangunan terdiri dari lima pintu yang mengikuti bentuk lingkaran yang memberi kesan abstrak mempersilahkan siapa saja untuk masuk. Ornamen-ornamen pada gate menambah kesan sakral ketika memasuki area masjid.
tampak depan

pintu atau gate

ornamen pada dinding

lantai

kolom
Pada cangkang luar bagian atas memiliki tonjolan yang dapat difungsikan sebagai kubah besar untuk meletakkan lambang bulan bintang, dan mampu memberi ikon masjid umat islam. Bagian modul cangkang luar atau atap yang melengkung-lengkung dikreasikan dari bahan alucubond yang memiliki fungsi ganda untuk mengarahkan hembusan angin dan aliran air ketika hujan. Permukaan atap dicat dengan warna dasar putih yang diberi semburat kasar berwarna hijau, biru, merah, coklat dan kuning untuk meminimalkan kesan polos dan membawa arti memesis cangkang kerang mutiara yang kasar dan berbintik-bintik abstrak.
kubah dan lambang bulan bintang
Di sekeliling masjid diberi kolam agar menambah nuansa sejuk dan asri ketika berada di area masjid. Air juga mengandung makna “bersuci” atau wudhu ketika akan masuk masjid.elemen air dan bentuk kerang memiliki hubungan yang tidak begitu jauh. Elemen-elemen air juga diperbanyak pada pedestrian yang diberi kolam air mancur di tengahnya. Dinding pembatas di sebelah barat juga dibangun dinding lengkung yang diberi efek air terjun buatan.

situasi (masjid dikelilingi kolam)

dinding lengkung dengan efek air terjun buatan
Bangunan masjid memiliki dua buah bangunan pendamping yang terletak disamping kanan dan kirinya. Dua bangunan ini seolah-olah mengarahkan dan sebagai frame untuk bangunan utama. Bangunan ini berfungsi sebagai asrama dan madrasah berbahan bangunan beton. Dinding luarnya sengaja dihiasi oleh ornamen-ornamen untuk menghilangkan kesan masiv pada bangunan. Diberi warna biru laut tua dan biru laut muda agar mempunyai sinkronisasi pada warna air kolam disampingnya. Pada atap daknya diberi lima buah repitisi kubah yang berwarna sama seperti kubah modul cangkang kerang untuk menegaskan bahwa bangunan terserut masih dalah satu kesatuan.

Masjid memiliki dua buah minaret dibagian pojok utara dan selatan untuk menambah kesan kokoh dan megah pada bangunan Islamic centre. Warnanya di cat sama seperti kubah modul cangkang kerang untuk menegaskan bahwa bangunan terserut masih dalah satu kesatuan. Minaret yang tinggi dengan lambang bulan bintang di bagian puncaknya memberi kesan fenomenal.

Jadi, pada dasarnya konsep bentuk bangunan ini mengambil inspirasi dari bentuk kerang mutiara yang berada di tengah air. Penerapan bentuk yang dinamis memenuhi fungsi-fungsi kegunaan ruang yang dibutuhkan untuk kegiatan yang berlangsung di dalam area Islamic centre. Antara fungsi dan bentuk dikombinasikan agar cocok yang akhirnya memunculkan bentuk Islamic centre tersebut.

SUISTAINABLE ARSITEKTUR
Teknologi yang digunakan pada bangunana ini adalah penggunaan material berbahan alucubond, yang dibentuk seperti cangkang kerang dengan kubah melengkung dan atap dinamis mengikuti fungsi dalam satu bagian menyeluruh.

modul bio-morfic kerang
KONSEP BANGUNAN TUMBUH

konsep bangunan tumbuh
Pada tahun 2019 islamic centre hanya terdiri dari satu bangunan utama yang befungsi sebagai masjid, madrasah atau asrama, kantor dan gedung pertemuan.

Islamic centre tahun 2019
Pada tahun 2034 islamic centre bangunannya mulai tumbuh kesamping kanan dan kiri, bangunan utama yang befungsi sebagai masjid, dan gedung pertemuan. kemudian bangunan pendukung berfungsi sebagai asrama atau madrasah dan kantor.

Islamic centre tahun 2034
Pada tahun 2059 islamic centre bangunannya pendukung di kanan dan kiri mulai ditingkat, bangunan utama yang befungsi sebagai masjid saja. kemudian bangunan pendukung berfungsi sebagai asrama atau madrasah, gedung pertemuan dan kantor.

Islamic centre tahun 2059
